Yaa.. Gw ucapkan kata-kata itu untuk orang disekitar gw, untuk orang-orang yang mencintai dan menyayangi gw.. Tolong, beri gw kesempatan..
Kesempatan untuk membuktikan kebahagiaan gw, yang mungkin menurut kalian ini terkesan egois, karena disini gw meminta kesempatan untuk kebahagiaan gw, mungkin bukan kebahagiaan kalian.. Tapi saat ini gw hanya ingin menata kehidupan gw, menjalani seperti apa yang gw harapkan, bersama seseorang yang gw mau.. Entahlah, mungkin selama ini gw merasa tiap detail langkah gw sudah ada yang mengatur, hanya bernafas saja gw merasa sendiri.. Gw sadar gw masih menjadi bagian dari kalian wahai orang-orang yang gw sayangi, dan sampai kapan pun akan seperti itu.. Tapi di usia gw yang sekarang ini, gw ingin menentukan jalan gw sendiri.. Menentukan alur kehidupan gw secara pribadi dari hati dan keinginan gw.. Gw mungkin belum terlalu dewasa saat ini, tapi bantu gw untuk bisa menjadi dewasa dengan segala apa yang gw yakini.. Menjalani semua dengan keputusan gw, menerima segala resiko yang akan terjadi dengan keputusan yang gw ambil.. Sekali lagi bantu gw untuk makin dewasa..
Segala sesuatu yang gw anggap terbaik buat gw mungkin bukan yang terbaik buat kalian, tapi apakah yang terbaik buat kalian juga terbaik buat gw?? Kasi gw kesempatan untuk membuktikan itu.. Bahwa yang terbaik buat gw mudah-mudahan juga terbaik buat kalian.. Bukan berniat untuk membangkang atau selfish atau idealis dengan segala keputusan yang gw ambil.. Hanya ingin membuktikan apa kata hati gw.. Seandainya pun ini bukan jalan yang terbaik, gw juga gak terlalu bodoh untuk melepaskan dan mengubah arah gw kembali ke sesuatu yang lebih baik lagi..
Setelah beberapa waktu yang lalu, hidup gw kembali ‘ditentukan’ seseorang.. Pengambilan keputusan yang gw rasa sangat sangat berat.. Yang gw tau hidup ini pilihan bukan? Tapi saat-saat yang lalu, seketika pilihan itu tidak dihadapkan ke gw.. Lenyap entah kemana.. Satu komando, gw harus mengikuti suatu keputusan yang sangat bertentangan dengan apa yang gw yakini.. Demi kecintaan gw ke kalian, (kembali) dengan berat hati gw menjalani keputusan yang kalian buat untuk gw..
Dengan tidak menilik permasalahan itu dari sisi gw saja, tapi juga dari banyak sudut pandang.. Gw tau apapun keputusan itu yang kalian yakini sebagai hal yang terbaik buat gw, even itu buat gw sakit, fisik dan batin.. Membentuk suatu trauma dalam kehidupan gw sekarang dan nantinya.. Gw hanya pasrah pada saat itu.. Gw lakukan itu demi kalian yang gw cintai..
Saat ini, ijinkan gw untuk memutuskan segala sesuatunya sendiri.. Untuk hidup gw.. Dengan segala konsekuensinya.. Mari sama-sama belajar memahami sesuatu tidak hanya dilihat dari satu sisi saja, pertimbangkan sisi-sisi yang lain juga.. Karena gw dalam menjalani ini sekarang, gw juga berpegang teguh pada itu..
Kami punya niat baik atas hidup ini, tidak ada orang yang tidak ingin bahagia.. Gw yakin semua manusia inginkan itu.. Termasuk kami.. Termasuk kalian.. Beri kami waktu untuk menata secara perlahan ini semua, yang mudah-mudahan akan menjadi sesuatu hal yang terbaik bagi kita semua.. Dengan keyakinan yang kami anggap benar saat ini.. Kami hanya bisa berusaha dan merencanakan sesuatu, yang memutuskan bukan kami atau kalian.. tapi Big Guy upthere..
Bantu kami dengan doa untuk yang terbaik.. Gw yakin Tuhan selalu punya rencana indah dibalik kesalahpahaman, konflik, musibah, tangisan, tawa canda… Tuhan gak pernah tidur bukan..
Gw sayang kalian.. Gw cinta kalian..
Dan..
Gw juga cinta dia..
Beri Aku Kesempatan..
24 11 2009Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
I Do Believe In KARMA
5 11 2009Karma adalah buah perbuatan kita.. Kita berbuat baik akan menghasilkan KARMA yang baik dan bermanfaat untuk kita.. Demikian juga sebaliknya, perbuatan buruk yang kita lakukan secara sengaja akan berbuat sesuatu yang buruk pada kita..
Gw sangat percaya akan adanya KARMA.. Sangaattt percaya.. Sempet kepikiran untuk takut berbuat buruk, tapi anehnya tetep aja gw lakuin.. hehe.. Ya beberapa dari hal-hal buruk yang gw lakuin udah gw dapetin karmanya.. Karena yang gw tau, Karma tuh akan kita alami bisa pada saat kita melakukannya (baca : langsung terjadi), bisa setelah kita mati, bisa juga di kehidupan berikutnya (baca : reinkarnasi).. Kalau di budaya gw sih ada paham reinkarnasi, bahwa manusia yang sudah mati akan hidup kembali untuk menjalani kehidupan yang lebih baik lagi, dengan bentuk yang berbeda, bisa tetap menjadi manusia, atau mungkin menjadi binatang.. Idiihh ngerii banget jadi binatang *amit-amit*
Lahir kembali bukan hanya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya, tapi juga bisa menjadi suatu buah perbuatan pada kehidupan kita sebelumnya.. Emang rada bingung menjelaskan dengan kata-kata, cuma ya kurang lebih begitulah..
Gw sieh ambil hikmahnya aja, bahwa kepercayaan gw yang sangat kuat akan KARMA itu bisa menjadikan kehidupan yang lebih baik untuk gw. Segala macam tindak tanduk yang akan gw lakuin selalu bercermin akan Karma, yang mudah-mudahan membuat gw takut untuk melakukan hal-hal yang buruk karena gak mau Karma buruk menimpa gw..
Jadi tetap berbuat baik ya frenz..
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
Persahabatan Yang Rapuh
5 11 2009Kembali gw dengar pengkhianatan arti persahabatan oleh seorang sahabat.. Dan lo tau karena apa?? UANG cuy.. Gw gak habis pikir, sesulit itu kita merangkai tali persahabatan dan sekarang dengan mudahnya persahabatan itu hancur lebur hanya karena uang.. Menyalahgunakan kebaikan yang selama ini terjalin, tanpa memperdulikan tiap waktu berlalu dengan indah, seketika itu menjadi sebuah bencana yang bikin mendadak mual dibuatnya.. Memang bukan gw yang mengalami kejadian naas itu, tapi segalanya berimbas ke gw.. Gw pikir persahabatan yang selama ini bertaut menjadi persahabatan yang sempurna *walaupun memang tak ada yang sempurna*, tapi kenapa seorang sahabat itu menjadi opportunist ??
Menurut gw sieh, persahabatan tuh saling ngdukung, saling memberi dan saling menerima.. Tapi setelah gw pikir pikir, kok cuma searah yakk?? Duh, malu sebenernya mengungkap ini, kehilangan sahabat karena materi.. Yaa jadi bahan pertimbangan gw selanjutnya aja, untuk lebih selektif memilih teman, apalagi menjadikan seseorang tersebut menjadi sahabat kita..
Karena pacar pun persahabatan bisa hancur.. pernah ngalaminnya?? Kalo gw sieh gak.. Mudah-mudahan sih jangan deh.. Gw punya beberapa sahabat yang bertahan sampai detik ini, ada yang udah 9 tahunan kita sobatan, banyak masalah *gw yakin itu* tapi so far kita selalu bisa ngatasin itu kok.. Ada juga sahabat gw nun jauh disana, even kita jarang contact, apalagi ketemu, cuma cukup tau dalam hati, bahwa gw kangen ama dy, gitu juga dia.. Saling care, thats the point rite??
Satu yang jadi hikmah adalah bahwa masih ada waktu gw untuk mengenal siapa sahabat-sahabat yang berada di sekitar gw, dah kaya hukum alam deh, sapa yang kuat dia yang bertahan.. Cukup tau kalo iman seorang sahabat yang merusak jalinan indah ini tidak seperti yang gw bayangkan.. Dibutakan oleh materi.. Gw sieh berdoa biar tu orang cepet tobat, kembali ke jalan yang benar.. hehehe..
Biarkanlah yang hilang menjadi hilang, gw harap akan muncul banyak orang-orang yang tulus yang bisa bersahabat dengan gw, mau menerima segala kekurangan gw, dan berbagi kelebihan yang gw punya.. Mati satu tumbuh seribu.. Horraaayyy…
Have a nice day everyone..
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
Time After Time
21 10 2009Detik Ku Berubah Saat Pertama Mengenalmu..
Menit Ku Tertawa Saat Bercakap Denganmu..
Jam Ku Berseri Saat Kau Mulai Sentuh Jemariku..
Hari Ku Bahagia Saat Kau Sambut Cintaku..
Hidup Ku Berharga Saat Ku dapati Kita Saling Memiliki

Ku Berikan Detik Ku Untuk Senyum Mu..
Ku Berikan Menit Ku Untuk Tatapan Mu..
Ku Berikan Jam Ku Untuk Bahagia Mu..
Ku Berikan Hari Ku Untuk Hidup Mu..
Ku Berikan Hidup Ku Untuk Mencintai Mu..
*juStuS*
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
Tak Mudah..
6 07 2009Ternyata memang tak mudah menjalani ini semua..
Sudah beberapa hari ini aku kembali ke kehidupannya, dengan status yang berbeda tentunya.. Ber’status’kan sahabat aku kembali ke hadapannya, juga sebagai rekan profesional aku bekerja untuknya.. Beraat ku rasa.. Menahan rasa yang makin bergejolak dalam dada.. Mengatur emosi yang entah mengapa, makin sulit ku atasi.. Emosi rasa memiliki yang tak kunjung padam, emosi ingin mendekapnya tak bisa hilang.. Yaa.. kini aku kembali sebagai seseorang yang berbeda..
Demi janjiku padanya dan orang-orang terdekat, ku relakan diriku menahan perih di hati dan benakku.. Ku coba untuk bersikap sangat biasa di depannya dan mereka.. Ku tunjukkan diriku yang selalu ceria dan bahagia.. Ku usahakan menghilangkan guratan guratan sedih, duka dan lara di wajahku.. Agar mereka menganggapku sebagai seseorang yang tegar..
Ya nampak tegar, tapi tidak begitu adanya.. Masih sering ku meratapi hidupku di malam yang sunyi menjelang tidur.. Tak jarang linangan air mata ini menetes kembali di pipiku.. Mungkin kalian berpikir aku terlalu lemah, tapi ya begitulah kenyataannya. Penyesalan demi penyesalan mendera jiwaku. Seakan berontak kenapa aku mengalami ini kembali??? Kenapa hati ini terluka kembali??? Tanpa tahu akhirnya dimana..
Kurasa masih jauh dan panjang sekali perjalanan ini.. Hari demi hari yang lalu, berhasil kulalui tanpa cacat. Mereka tak menaruh curiga sedikit pun.. Yaa, itulah yang aku mau.. Tak ingin rasanya kembali menambah beban pikiran orang-orang terkasihku.. Mama papa, sudah cukup prihatin akan kenyataan yang aku alami, mereka hanya bisa membantuku dengan doa terbaik mereka untukku.. Sangat cukup ku rasa.. Ku berikan senyuman dan keceriaan, yang sejujurnya semu, untuk mereka sebagai balasan atas doa dan segala rupa yang telah mereka berikan untukku.. Sahabat-sahabat baikku, yang selalu ada disaat aku membutuhkannya, tak kuijinkan melihat kepedihanku.. Ku sodorkan sisi suka cita ku.. Dan dia… Engkau tak layak untuk tahu betapa hancurnya hati ini karena kau tak memberikan 1 kesempatan pun padaku, untuk bisa bersanding denganmu..
Hanya di blog inilah ku mengadukan segala keluh kesah ku.. Karena ku tak menginginkan diri ini perlahan gila menyimpan semuanya.. Dalam kebisuanmu (baca:blog), ku berani ungkap semua..
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
Miss Him a Lot
1 07 2009I dreamt bout you last nite dear..
Pagi ini, begitu aku buka kelopak mataku, masih terbayang dengan jelas isi mimpiku semalam.. Semua adegan berisi tentang ‘DIA’.. Tak luput 1 babak cerita pun.. Kurasakan rindu yang sangat dalam.. Yaa, seminggu sudah kita tidak bertemu.. Ku sedang menyiapkan hati dan mentalku untuk kembali kehadapannya, dengan mengubah status di hatiku, dari seseorang yang ‘mendambakan’nya menjadi seseorang yang hanya mampu ‘mendekati’nya sebagai sahabat.. Saat ini ‘dia’ hanya seseorang yang bisa kulihat, tak bisa ku genggam.. Sediih..
Mampukah diri ini berlaku seperti itu pada ‘nya’..?? Mencoba biasa dan merubah perasaan ini menjadi ‘flat’..?? Ugh!! Kurasa sangat sulit.. Sangat sulit..
Kenapa ‘dia’ masuk ke dalam bunga tidurku?? Disaat aku berusaha untuk menenangkan diri, melupakan apa yang sudah terjadi, mencoba menata kembali hatiku agar tidak menginginkan ‘dia’ kembali.. Kenapa Tuhan??
Benar ternyata ini tidak segampang mencintainya.. Hari-hari makin sulit kujalani.. Kembali ke lingkungan’nya’.. Segala macam upaya aku coba untuk tegar, dengan menyediakan beberapa waktu untuk diriku tanpa ‘dia’.. Tapi disaat-saat itu ‘dia’ selalu bertengger dalam benakku.. Seperti tidak mau keluar dari relungku..
Apakah ini bagian dari rencanaMu Tuhan?? Aku tahu Engkau tidak akan melimpahkan sesuatu hal diluar batas ku, karena itu, ku coba untuk lewati ini semua.. Tapi kenapa aku makin terpuruk?? ‘dia’ makin nyata..
Mudah-mudahan aku bisa melewati tiap fase ini Tuhan.. Tak henti-hentinya aku memohon padaMu ya Tuhan, bahwa aku masih mengharapkan ‘KEAJAIBAN’ itu datang menghampiriku.. Membuat hal yang paling menakutkan ‘itu’ tidak terjadi padaku..
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Sounds of Life
-I Want a Miracle-
23 06 2009Apakah kamu percaya akan miracle (keajaiban)..???
Sedang menginginkan itu terjadi pada kamu??
Kalau iya, berarti kamu sama dengan aku.. Malam ini, detik ini aku sangat menginginkan keajaiban itu datang kepadaku.. Keajaiban dimana akan merubah segala hal yang buruk, yang saat ini sedang aku alami, berubah menjadi baik.. Sesuai dengan yang aku harapkan..
Baru saja beberapa jam yang lalu, aku mendapatkan diriku lemah tak berdaya, hatiku hancur berkeping-keping.. Berat memang mengetahui bahwa harapanku mati sudah.. Ingin berontak tapi tak kuasa, keadaan yang membuat aku tidak bisa bergerak, diam dalam kekakuan..
Ya.. Harapan itu mati sudah.. Benar-benar mati.. Tapi entah mengapa, hati ini tiba-tiba ingin berteriak, bahwa aku sedang menginginkan dengan sangat akan datangnya sebuah keajaiban.. Atau hal-hal konyol yang saat ini terlintas dalam otakku, seperti berharap ada seorang kawan memberitahu aku kalau ini semua hanya kekonyolan saja, permainan saja, bohong belaka.. Tapi kenapa seorang kawan itu tidak menghampiri aku, kenapa tidak ada satu mahluk pun yang menyadarkan aku kalau ini hanya dusta???? Apa saat ini aku berhadap-hadapan dengan kenyataan??? Apa aku ini tidak sedang bermimpi??? Kalau ini nyata, tolong jangan bangunkan aku dalam tidurku.. Biarkan aku tetap dalam dunia mimpiku.. Tetap dalam alur khayalanku, agar aku tetap bisa mendapatkan yang aku inginkan, agar aku tetap bisa bahagia, agar aku tetap bisa dalam skenario mimpi indahku..
DUG!! Ku benturkan kepalaku ke dinding kamarku.. Ternyata aku sama sekali tidak berada dalam alam mimpiku.. Aku 100% sadar..

Tuhan.. Kembalikan aku ke dalam mimpi-mimpi indahku.. Aku tak mau hidup dalam dunia nyata.. Aku tak merasakan kebahagiaan disini.. Hanya perih karena luka di hatiku yang tersayat dalam.. Aku mau kembali ke alam mimpi, hanya disana aku bisa bahagia, disana aku bisa menjadi sutradara dan skenario yang ku rangkai sendiri.. Tolong aku Tuhan, seret badan dan raga ini ke dunia yang bisa membuat aku tertawa terbahak-bahak, penuh dengan rasa suka cita, bukan di dunia nyata ini yang hanya ku isi dengan tangisan..
Huh..!! Kesenderkan badan lunglai ini di sebelah peraduanku.. Menengadahkan kepala yang makin lama makin terasa berat, memejamkan mata dan berharap ketika ku buka kembali, apa yang sedang terjadi tidak benar-benar terjadi.. Perlahan ku buka, dannn.. aku masih tetap berada dalam kenyataan yang menyesakkan dada ini.. Membuatku makin sulit menata ritme tarikan dan hembusan nafas.. Ugh! Ini benar-benar terjadi..
Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah duduk termenung, merelakan pipiku basah karena linangan air mata yang tak kunjung usai menerjang keluar.. Ya.. Hanya ini yang bisa ku lakukan saat ini.. Otakku tak berfungsi saat ini, tak ada logika yang bisa membuatku bangun dari posisiku sekarang.. Denyut nadi ku berdetak makin melemah, entah apa yang dilakukan darahku saat ini.. Apa dia juga berjalan perlahan dan melemah?? Sehingga jantungku tidak bekerja optimal untuk memompa semangat ke setiap penjuru tubuh dan raga ku..
Hanya hatiku yang menunjukkan tanda-tanda kehidupan.. Banyak kata yang hatiku lontarkan kepada pencipta raga ku.. Kata-kata penuh harapan akan terjadinya KEAJAIBAN.. Walaupun, jika ku paksa untuk memungsikan otakku, kata-kata hatiku hanyalah HARAPAN semu.. Masih tidak percaya keajaiban itu akan muncul ditengah kehidupanku yang gundah ini.. Tapi Tuhan, buktikan padaku KuasaMu, Hanya kepadaMu ku berharap.. Kirimkan Keajaiban itu untukku.. Aku Mohon..
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Sounds of Life
..Andai..
23 06 2009
Andai.. Malam itu aku tak datang ke acara itu..
Andai.. Aku tak dikenalkan padanya..
Andai.. Dia tak menelponku saat itu..
Andai.. Aku tak bertemu dan berkenalan dengannya..
Andai.. Aku tak terlibat di semua aktivitasnya..
Andai.. Aku tak menunggu sampai hari ini..
Andai.. Aku tidak terlalu baik di matanya..
Andai.. Tidak ada perempuan itu..
Andai.. Kenyataan pahit yang baru kudengar tadi hanya bualan belaka..
Andai.. Aku bisa tegar..
Andai.. Aku bisa ikhlas..
Andai.. Aku tak mencintainya..
Andai.. Harapan masih ada..
Andai.. Keajaiban Tuhan akan terjadi..
Dan..
Andai.. Aku Tak Pernah Ada..!!!
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Sounds of Life
Pengabdian Pada Keluarga atau Kepentingan Hati??
25 02 2009Saya sedang mengalami suatu keadaan dimana memerlukan banyak pertimbangan dan pemikiran yang cukup intens..Saya mulai ini dengan cerita yaa..
Saya baru mengenal satu sosok pria yang saya rasa terbaik dalam garis asmara saya selama ini.. kenapa terbaik?? Karena kebahagiaan datang bukan hanya dari saya pribadi, tetapi juga dari orang-orang yang ada di sekitas saya, termasuk keluarga saya..
Kalau boleh menceritakan sedikit tentang latar belakang saya dan keluarga, saya terlahir dikeluarga yang mempunyai garis keturunan yang ‘berbeda’.. Memang agak sedikit aneh untuk ditilik dijaman yang sudah makin berkembang seperti saat ini.. Disaat era sudah berubah baik secara pemikiran ataupun secara kebiasaan, tetapi ‘tradisi’ yang ada dalam keluarga saya tetap berdiri tegak dengan sangat gagahnya.. Apa mau di kata, tradisi tetap tradisi kata mereka para tetua.. Apalagi dalam hal ini saya ditempatkan dengan sangat nyata sebagai seorang perempuan.. Saya tidak pernah minta untuk dilahirkan seperti ini.. Apakah saya harus bangga atau harus menyesal, tidak bisa diungkapkan..
Setiap orang dilahirkan untuk hidup berpasangan (begitu orang-orang selalu bilang).. Demikian juga dengan saya bukan? Nah oleh sebab itulah, saya mulai mencari pasangan untuk diri saya, yang nantinya bisa menemani saya sampai akhir nafas saya.. Tidak segampang itu mencari dan menemukannya, tidak seperti membalikkan telapak tangan.. Selain punya kriteria ’standart’ yang kebanyakan orang inginkan, ada syarat-syarat khusus yang dititipkan orang tua saya kepada saya.. bahwa calon pasangan saya harus ’sama’ dengan saya..
Setelah sekian lama berpetualang mencari cinta sejati, baru mulai mendapatkan celah akhir-akhir ini.. Mulai muncul satu sosok pria yang saya cari.. Yang sesuai dengan kriteria untuk saya pribadi dan juga kriteria keluarga saya.. Dia pria yang secara fisik menarik, punya wawasan yang cukup (ini bisa menggambarkan bahwa dia berpendidikan yaa), sudah memiliki pekerjaan yang tetap, dari keluarga baik-baik, dan yang pasti dia ’sama’ dengan saya.. Untuk masalah sikap dan perilaku, saya pikir itu relatif, selama saya merasa nyaman dengan semua kelebihan dan kekurangan dia (sampai saat ini). Saya baru mengenal dia kurang lebih 2 (dua) bulan dengan tingkat intensitas yang cukup sering.. Dengan intensitas yang sering itu, saya perlahan mulai mengnal seperti apa sosok yang saat ini sedang dekat dengan saya.. Orangnya cukup menyenangkan, humoris jahil (sangattt)..
Menurut saya, dalam 2 (dua) bulan ini sangat wajar saya meminta suatu kejelasan kepadanya tentang perasaan yang sedang mendera kami berdua.. Kenapa saya bilang KAMI, karena saya cukup bisa merasakan bentuk perhatian dia atau mungkin bentuk ketertarikan dia kepada saya.. Dengan selalu melibatkan saya ditengah orang-orang disekitarnya, seperti teman-teman dan keluarganya. Saya memberanikan diri untuk mengungkapkan itu semua pada dia.. Merupakan satu kelegaan tersendiri untuk hati saya yang saat itu sedang banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul.. Kejelasan pun mulai sedikit terkuak..
Kejelasan tentang kenapa sikapnya yang penuh perhatian kepada saya dalam masa pendekatan kami ini tidak berujung pangkal.. Satu hal dia terangkan bahwa saat ini dia tengah menjalin hubungan dengan seseorang tanpa adanya rasa/sayang didalamnya.. Mengapa akhirnya dia memilih menjalin hubungan dengan perempuan itu tanpa didasari oleh perasaan dalam dirinya, itu semua karena dorongan dari pihak keluarganya, yang nota bene mereka masih ada hubungan keluarga. Mengorbankan keegoisan hatinya demi pengabdian kepada keluarganya.. One good thing kalau menurut saya.. Saya pun demikian adanya, dengan mencari pendamping hidup sesuai dengan keinginan keluarga.. Perbedaannya adalah, saya masih mempunyai kebebasan untuk menggunakan hati saya untuk memilih. Tidak demikian halnya dengan dia.. Dia menceritakan dengan jelas dilema yang sedang dia hadapi saat ini.. Satu sisi dia ingin mengabdi dan membahagiakan keluarganya, disatu sisi ada hati yang berontak ingin memilih sendiri.. Menjalani hubungan itu adalah bentuk pengabdiannya kepada keluarganya, tetapi selam dia menjalin hubungan itu, tetap tidak menemukan satu alasanpun untuk mulai memberikan hatinya pada perempuan itu.. Ini menurutnyaa..
Bagaimana dengan saya??
Berbekal dengan keyakinan perasaan yang dia miliki dan dengan itikad untuk segera ‘keluar’ dari masalah yang saat ini sedang mendera hatinya, saya mencoba untuk tetap bertahan untuk beberapa waktu.. Untuk batasan waktu seberapa lama?? Itu hanya bisa dijawab seiring berjalannya waktu. Saya tidak berani jamin sampai berapa lama akan bertahan, karena saya tidak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.. Toh Hidup Mati Rejeki dan Jodoh semua ada ditanganNya benar?
Akankah saya mendapatkan sedikit celah untuk menarik hati keluarganya??
Akankah saya bisa mendapatkan hal terindah itu sesuai dengan harapan saya??
Apakah yang harus saya lakukan kepadanya?? Mendukung dia untuk tetap mengabdi pada keluarganya dengan mengabaikan hati yang dia miliki??
Apakah dengan mendukung dia untuk memenangkan kebebasan hatinya??
Menurut anda, pilih mana pengabdian pada keluarga atau kepentingan hati??
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Sounds of Life
SALAHKAH AKU TERLALU MENCINTAINYA
19 11 2008Hmm.. Memulai lebaran perasaan yg baru dg sedikit mengharukan..
Mulai belajar mencintai dan menyayangi orang bisa salah?? Yaa tidak tepat sasaran, tidak tepat waktu dan tidak tepat jarakk.. Mungkinn..
Cinta dan sayang itu bersifat unpredictable bukan?? Kadang gak pernah kita inginkan terjadi ehh malah kejadiaann.. Kadang kita sangat berharap ehh malahh gak sesuai keinginan.. Bingung.. Kadang gak pernah/blumpernah ketemu tapi itu mucul.. Kadang sering ketemu malah gak muncul2..
Apa yang terjadi ini???
Sungguh membingungkann.. Truss apa yang harus gw lakuin sekarang.. Tetap menyayangikah?? atw STOP menyayangii??
Gw cuma ingin berbagi rasa sayang gw terhadap seseorang yang seperti na gw sayang.. Apa itu gk bole?? Apa itu gk bisa?? Apa krn ada banyak perbedaan prinsiip yang membuat itu menjadi tidak mungkin?? Apa karna perbedaan jaraak yang membentang itu menjadi tidak nyata??
Geez.. I do luph Him.. Tidak ada pemaksaan utk mendapatkan hal yang sama..
Cinta/sayang memang tidak harus saling memiliki bukan??
Tp gw cuma ingin kembali merasakan cinta dan sayang.. Yang jujur udah lama gak gw dapetinn, secara tulus pasti naa..
But never mind.. Let it goes with the wind blow..
Luph,
Ma
Komentar : 2 Komentar »
Kategori : Sounds of Life
Komentar Terakhir